Perbedaan VPS (OpenVZ), VPS (XEN) dengan VDS (KVM)

Rack Cloud

Perbedaan VPS (OpenVZ), VPS (XEN) dengan VDS (KVM)

Features OpenVZ (VPS) XEN PV (VPS) KVM (VDS)
Disk Resize
Yes
Yes
No
Add New Partition Disk
No
No
Yes
Full Virtualization
No
Yes
Yes
True VM Isolation
No
Yes
Yes
Support All OS
No
Yes (Pygrub only)
Yes
Kernel Modify
No
Yes (Pygrub only)
Yes
Disk Cache
No
Yes
Yes
Swap Space
No
Yes
Yes
Full VNC Remote Support
No
No
Yes
Booting Rescue
No
No
Yes
Support by Linux
Yes
No
Yes
Overselling ?
Yes
No
No

Dari perbandingan diatas KVM (Kernel-based Virtual Machine) adalah yang paling mendekati fitur dari sebuah Dedicated Server. Oleh karena tersebut kami mengubah sistem virtualiasasi kami dari Xen PV menjadi KVM. Alasan lain juga dimana XEN sudah tidak dikembangkan lagi oleh Redhat dan KVM adalah Virtualisasi bawaan Redhat berbasis dari Kernel linux sendiri, jadi bisa diandalkan performa dan kestabilannya.

Tutorial : Mengubah Port SSH Default Di VPS

Salah satu unsur keamanan dalam server / vps adalah mengubah port SSH yang defaultnya adalah 22. Ada hal yang sering dilupakan beberapa orang yang membuat tutorial mengubah port ssh default ini. Beberapa langkah penting yang harus dilakukan sebelum dan ketika mengubah port SSH ini adalah sebagai berikut :

Langkah Sebelum Mengubah Port SSH

  • Pastikan port yang akan anda gunakan tidak sama dengan port yang digunakan oleh OS, Plugin, alah itu simpan tau program-program yang berjalan di dalam server dapat dilihat Tabel Port TCP – UDP
  • Atau menjalankan perintah

netstat -ntulp

Langkah Mengubah Port SSH

  1. Setelah 2 langkah sebelumnya sudah dipastikan benar, kini anda dapat melakukan login SSH melalui putty.
  2. Ketikan perintah

    nano /etc/ssh/sshd_config

  3. Setelah itu akan muncul

    # This sshd was compiled with PATH=/usr/local/bin:/bin:/usr/bin
    # The strategy used for options in the default sshd_config shipped with
    # OpenSSH is to specify options with their default value where
    # possible, but leave them commented.  Uncommented options change a
    # default value.

    #Port 22
    #AddressFamily any
    #ListenAddress 0.0.0.0
    #ListenAddress ::

    # Disable legacy (protocol version 1) support in the server for new
    # installations. In future the default will change to require explicit

  4. Perhatikan tulisan #Port 22 hilangkan tanda “#” dan ubah angka 22 ke port yang anda inginkan
  5. Setelah itu simpan dengan menekan Ctrl + X
  6. Kemudian pilih Yes
  7. Setelah tersimpan anda harus merestart SSH dengan perintah

    /etc/init.d/sshd restart

  8. Close program putty, dan anda dapat login SSH dengan port baru

Demikian tutorial mengubah port SSH default ke port yang lebih tersembunyi.

 

 

Tutorial : Install Config Server Security & Firewall (CSF) di VPS

Salah satu komponen penting dalam mengelola server adalah keamanan. Banyak plugin dan program pendukung yang membantu anda mengelola keamanan server / vps anda. Salah satu program yang membantu dalam mengamankan server / vps adalah “Config Server Security & Firewall” . Detail tentang product ini dapat anda lihat pada tautan : http://configserver.com/cp/csf.html

Saat ini kami akan berikan tutorial cara menginstall Config Server Security & Firewall (CSF) ini di server / vps anda berikut ini :

  1. Siapkan software untuk mengakses SSH server anda, misalnya putty yang dapat anda download di http://www.putty.org/.
  2. Selanjutnya login ke SSH anda melalui putty tersebut.
  3. Setelah terlogin jalankan perintah berikut.
    rm -fv csf.tgz
    wget http://www.configserver.com/free/csf.tgz
    tar -xzf csf.tgz
    cd csf
    sh install.sh
  4. Setelah selesai akan muncul plugin CSF ini pada panel server / vps anda.

 

http://www.putty.org/